Rabu, 23 Mei 2012

Jadwal Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru SMK N 7 Tahun Pelajaran 2012/2013


SMK Negeri 7 Semarang Siap Menerima Calon Siswa Miskin dan Berprestasi
Berdasarkan koordinasi sekolah-sekolah RSBI di Kota Semarang bersama Dinas Pendidikan Kota Semarang yang dilaksanakan tanggal 16 Mei 2012, ditentukan jadwal pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2012/2013. SMK Negeri RSBI di Kota Semarang ditetapkan jadwal sebagai berikut.
  1. Pendaftaran tidak datang langsung ke satuan pendidikan : 21 - 25 Mei 2012
  2. Pendaftaran datang langsung ke sekolah : 22 - 26 Mei 2012
  3. Tes Tahap I : 28 Mei 2012
  4. Pengumuman Seleksi Tahap I : 4 Juni 2012
  5. Pendaftaran Ulang pasca Seleksi Tahap I : 5 - 7 Juni 2012
  6. Tes Tahap II : 15 - 16 Juni 2012
  7. Pengumpulan Nilai Ujian Nasional : 18 - 19 Juni 2012
  8. Pengumuman Seleksi Tahao II : 25 Juni 2012
  9. Pendaftaran ulang pasca seleksi tahap II : 27 - 28 Juni 2012
  10. Hari pertama masuk sekolah 2012/2013 : 16 Juli 2012
Pendaftaran tidak datang langsung ke satuan pendidikan menggunakan sistem pendaftaran online yang dapat diakses di alamat  : http://ppd.disdik-kotasmg.org

CATATAN : 
Situs akan aktif pada tanggal 21 Mei 2012 pukul 06.00 WIB.

Sumber :
http://smkn7smg.sch.id

Minggu, 20 Mei 2012

Menggelorakan Kebangkitan Nasional


Metro View | Minggu, 20 Mei 2012 16:49 WIB


Suryo Suryopratomo
SERATUS empat tahun yang lalu, tokoh pergerakan nasional seperti Dr Soetomo, dr Tjipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara tidak pernah tahu secara pasti kapan Indonesia akan merdeka. Namun mereka tahu bahwa pintu gerbang kemerdekaan pasti akan tiba. Yang harus terus dilakukan adalah bagaimana terus menggelorakan semangat kemerdekaan. Itulah yang membuat mereka kemudian mendirikan Boedi Oetomo.

Hanya dengan keyakinan yang kuat akan bangkitnya Indonesia, maka cita-cita besar itu akan bisa diraih. "We are what we think we are," kata pepatah Inggris. Apa yang kita pikirkan, maka itulah yang kelak akan terjadi.

Tiga puluh tujuh tahun setelah digulirkannya pergerakan "Boedi Oetomo", tercapailah sebuah Indonesia Merdeka. Apa yang menjadi cita-cita para tokoh bangsa itu, terjadi ketika Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Sekarang cita-cita yang ingin kita capai tentu bukan lagi merdeka. Harapan yang harus kita terus gelorakan adalah membawa kebangkitan Indonesia untuk tidak kalah dari bangsa-bangsa lain dan sekaligus memberikan kehidupan yang lebih baik kepada seluruh rakyat Indonesia.

Kita memiliki kemampuan untuk bisa menyejahterakan seluruh rakyat. Yang dibutuhkan adalah kepedulian bahwa kita harus maju bersama-sama. Tidak boleh ada di antara kita yang serakah dan mau hidup berkelimpahan sendiri saja.

Kepedulian nasional itulah yang dirasakan kurang sekarang ini. Lunturnya semangat nasionalisme membuat kita tidak lagi merasa sebagai sebuah bangsa. Egoisme yang begitu kuat membuat kita selalu ingin menang sendiri.

Pada peringatan "Hari Kebangkitan Nasional" tanggal 20 Mei ini, kita harus gelorakan kembali rasa kebersamaan kita sebagai bangsa. Secara bersamaan kita gelorakan kebangkitan dari seluruh rakyat untuk mencapai masa depan bersama yang lebih baik.

Seluruh bangsa di dunia selalu menggunakan momentum hari nasional untuk membangkitkan rasa kebersamaan. Pada kesempatan itu, kita meneguhkan kembali sebagai sebuah bangsa yang bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu.

Selama ini kita selalu menganggap enteng peringatan hari nasional. Kita tidak pernah menggunakan momentum itu untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan membangun kepedulian nasional. Seakan kegiatan itu dianggap membuang-buang waktu dan sudah ketinggalan zaman.

Padahal karena kesibukan sehari-hari, kita sering menjadi lengah. Kita lupa bahwa kita hidup sebagai sebuah bangsa. Kita lupa bahwa ada di antara saudara kita yang tertinggal. Ketika kita melupakan mereka, maka mereka akan semakin jauh tertinggal dan akhirnya menjadi beban bagi bangsa.

Apalagi kita sedang hidup di dunia yang semakin terbuka. Persaingan di antara bangsa-bangsa di dunia tidak bisa lagi dihindarkan. Hanya mereka yang paling siap, yang akan mampu bertahan dan meraih kemajuan.

Sebagai perbandingan, tanggal 19 Mei kemarin di Turki diperingati Hari Pemuda. Itulah hari yang dianggap sebagai awal kebangkitan bangsa Turki untuk meraih kemerdekaan nasional mereka.

Kemarin siang di Kota Antalya, di bagian selatan Turki, hujan turun. Namun masyarakat di Antalya bergeming. Di tengah hujan yang turun mereka tetap berkumpul di tengah kota. Sambil mengibar-ngibarkan bendera Turki, mereka memperingati Hari Pemuda dengan penuh antusias.

Peringatan Hari Pemuda tidak harus dilakukan dengan upacara resmi. Cukup dengan mendirikan sebuah panggung  untuk tim musik orkestra. Mereka mendengarkan lagu-lagu nasional. Ketika lagu kebangsaan Turki diperdengarkan, semua orang berdiri hikmat dan dengan lantang ikut menyanyikannya.

Tidak hanya melakukan upacara seremonial, masyarakat Turki juga membangun kepedulian nasional. Seperti dilakukan pengusaha furnitur, Saylim Yuva, ia menyisihkan uang setiap bulan untuk membantu pendidikan warga yang tidak mampu.

Saylim mengatakan bahwa tidak ada kewajiban dari negara kepada warganya untuk melakukan itu. Namun ia dan beberapa rekan pengusaha melakukan hal itu, karena menyadari pentingnya pendidikan bagi warga Turki. Tanggung jawab untuk mengangkat mereka yang tertinggal bukan sekadar menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga tanggung jawab dari warga yang sudah hidup berkecukupan.

Pemilik perusahaan furnitur Istiqbal itu tidak bisa melupakan bahwa ia dulu pernah hidup berkekurangan dan bisa mengecap bangku kuliah karena dibantu pengusaha yang peduli. Kini ketika ia sudah hidup berkecukupan, sepantasnya jika ia juga peduli kepada pendidikan dari mereka yang berkekurangan.

Menurut Saylim, setiap zaman pasti menghadapi tantangan yang berbeda. Salah satu bentuk rasa nasionalisme yang bisa dilakukan warga adalah dengan terus menghidupkan rasa kepedulian kepada sesama anak bangsa.

Pelajaran sederhana yang disampaikan Saylim pantas membuat kita merenungi peringatan Hari Kebangkitan Nasional, hari ini. Kita membutuhkan hadirnya kepedulian nasional, karena masih banyak warga bangsa kita yang hidup berkekurangan. Kita tidak boleh membiarkan warga yang tidak mengecap pendidikan.

Dengan memberi kesempatan kepada semua orang untuk bisa terus mengikuti pendidikan, maka kita membuka peluang bagi banyak orang untuk keluar dari kemiskinan. Pendidikan telah terbukti mampu mengangkat banyak orang dari kemiskinan. Kita memiliki banyak warga yang bisa memberikan pendidikan kepada sesama. Yang dibutuhkan hanyalah kepedulian untuk melakukan itu sebagai bagian dari sumbangsih kita kepada bangsa dan negara.

Sabtu, 19 Mei 2012

hasil pertandingan Final Liga Champion semalam


Hasil Final Liga Champion 2012 Bayern Munchen Vs Chelsea 3-4 (Adu Penalti)


Chelsea sukses meraih gelar Liga Champions pertama mereka setelah di partai final menaklukkan Bayern Muenchen. Setelah skor imbang 1-1 berlaku dalam 120 menit, Didier Drogba membawa The Blues menjadi juara dalam drama adu penalti yang berakhir 3-4 untuk kemenangan Chelsea.
Sedikit kejutan dari Chelsea dalam starting XI yang disuguhkan oleh Roberto Di Matteo. Muncul namaRyan Bertrand, bek yang biasanya pelapis Ashley Cole, yang ditempatkan sebagai gelandang kiri. Sementara, Salomon Kalou diposisikan di sayap kanan yang selama ini lebih sering dihuni Daniel Sturridge. Sebuah hal yang harus dilakukan untuk mematikan agresivitas Philip Lahm.
Babak pertama bergulir, Bayern Muenchen seolah menikmati benar keuntungan mereka bermain di kandang sendiri. Unggul dalam ball possessions, Arjen Robben dkk. beberapa kali mengancam gawang Petr Cech. Hingga menit 27, enam tembakan dan tujuh tendangan sudut diperoleh FC Holywood, namun belum ada satu pun yang mampu mengoyak gawang The Blues yang tampil lebih defensif.
Pendukung tuan rumah sempat bersorak di menit 55. Franck Ribery sukses menaklukkan Petr Cech dari jarak dekat. Namun, pesta terhenti saat itu juga ketika hakim garis menganggap Ribery berada di posisi off side.
Dominasi Bayern Muenchen terus terjadi. Namun, cara mereka menyelesaikan peluang jauh dari kata memuaskan. Menit 64, kala tendangan Ribery keluar sasaran, tercatat sudah 22 tembakan yang dilepaskan klub Jerman; cuma dua di antaranya yang tepat sasaran.
Chelsea berusaha keluar dari tekanan dengan alternatif lain. Menit 74, Ryan Bertrand dicopot untuk pemain sayap ‘yang sesungguhnya’, Florent Malouda yang selama rezim Andre Villas-Boas adalah kartu mati The Blues, namun hidup kembali di era Roberto Di Matteo.
Setelah silang-sengkarut yang mengingatkan kita pada Barcelona di semifinal kala menghadapi Chelsea, Bayern Muenchen akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit 82. Umpan silang Toni Kroos ditanduk ke bawah Thomas Mueller yang tanpa kawalan. Bola memantul, dan Petr Cech kali ini tak cukup mampu menahannya masuk ke gawang.
Chelsea merespons keunggulan Muenchen dengan melepas Fernando Torres menggantikan Salomon Kalou. Sebaliknya, Jupp Heynckes menarik Thomas Mueller untuk Daniel Van Buyten, yang untuk pertama kalinya tampil dalam lima bulan terakhir pasca cedera.
Keputusan yang berakhir perih.  Sempat frustrasi, gol penyama kedudukan lahir pada menit 87. Berawal dari tendangan sudut Juan Mata, Didier Drogba dengan jitu terbang sambil menanduk bola. Manuel Neuer takluk.
90 menit berlalu dan skor tetap sama kuat 1-1, babak perpanjangan waktu pun digelar. Didier Drogba nyaris mengubah nasibnya dari pahlawan menjadi pesakitan ketika mengganjal Franck Ribery di kotak terlarang pada menit 93. Beruntunglah bagi penyerang Pantai Gading, tembakan Arjen Robben ke sudut kiri gawang, masih mampu ditebak oleh Petr Cech.
Mimpi buruk Bayern Muenchen bergerak ketika Franck Ribery harus ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Ivica Olic, yang musim ini lebih sering termangu di bangku cadangan. Sementara FC Holywood terus menghamburkan peluang, pertahanan ketat Chelsea berhasil menggiring skor 1-1 hingga 120 menit berakhir.
Pertandingan pun harus diakhiri dengan drama adu penalti. Philip Lahm yang menjadi penendang penalti pertama, sukses memasukkkan bola meski tendangannya sempat menyentuh ujung jari Petr Cech. Sebaliknya, Juan Mata harus merasakan pahitnya final ketika gagal menaklukkan Manuel Neuer.
Penendang kedua dan ketiga kedua klub, sama-sama mampu menunaikan tugas dengan baik. Sebuah hal unik, eksekutor ketiga Muenchen adalah Manuel Neuer sang kiper yang menembak ke sudut kanan gawang Cech.
Pertandingan semakin menegangkan ketika kiper Republik Cek menghalau penalti Ivica Olic. Sementara, Ashley Cole menyamakan skor menjadi 3-3.
Tiang gawang mematikan tembakan Bastian Schweinsteiger, sang eksekutor kelima Muenchen. Keadaan benar-benar berubah pahit bagi Bayern ketika Didier Drogba dengan telak mengecoh Manuel Neuer dan mewujudkan mimpi seorang Roman Abramovich yang datang ke Chelsea sembilan tahun lalu, menggelontorkan uang nyaris tak terhitung untuk merekrut sekian pemain bintang, demi titik puncak hari ini.
Chelsea menang 4-3, dan inilah gelar Liga Champions pertama The Blues. Sebuah klimaks luar biasa bagi The Blues yang sempat begitu rapuh di pertengahan musim: mimpi yang menjadi nyata, dan Eropa berada dalam rengkuhan mereka.
Bayern MuenchenChelsea
43(7)Tembakan (Tembakan ke Gawang)9(3)
14Pelanggaran26
20Tendangan Sudut1
1Offside2
56%Ball Possession44%
1Kartu Kuning4
0Kartu Merah0
2Penyelamatan6





info tentang club favorit gue

Logo Manchester United
Nama lengkapManchester United Football Club
JulukanThe Red Devils[1]
Didirikan1878, dengan nama Newton Heath LYR F.C.
StadionOld Trafford
(
Kapasitas: 75.957[2][3])
PemilikBendera Amerika Serikat Keluarga Glazer
Wakil ketuaBendera Amerika Serikat Joel dan Avram Glazer
ManajerSir Alex Ferguson
LigaLiga Utama Inggris
Posisi 2011–12Liga Utama Inggris, ke-2
Situs webhttp://www.manutd.com/
Kostum kandang
Kostum tandang
Kostum ketiga

MU bisa saingi MC




Liga Inggris
David Gill: Manchester United 
Bisa Saingi Keuangan City
Sabtu, 19 Mei 2012 04:28 WIB     
 6 komentar

David Gill Manchester United Bisa Saingi Keuangan City
AP//Jon Super/zn










MANCHESTER--MICOM: Ketua eksekutif Manchester 
United David Gill meyakini Setan Merah bisa menyaingi
 tim satu kota Manchester City untuk belanja pemain pada
bursa transfer musim panas ini.

Menurut Gill, Jumat (18/5), United bisa memperlihatkan 

kekuatannya dalam hal merayu pemain untuk datang ke 
Old Trafford dibandingkan dengan ke Etihad. United dan 
City kini sedang berburu pemain yang sama-sama berada
 dalam daftar mereka, yakni Eden Hazard.

"Kami yakin bisa bersaing. Keuntungan finansial yang kami 

perlihatkan menunjukkan kami bisa investasi pemain sesuai
 kebutuhkan. Klub-klub lain mungkin akan membayar sedikit
 lebih banyak, tapi kami punya gaji yang bagus," ujar Gill.

"Seorang pemain yang datang ke Manchester United punya 

keuntungan dilatih Alex fergusob, bermain di hadapan 76 ribu 
penonton tiap pekan, dan sejarah kami dalam pemasaran
 juga bagus.”

"Kami tak perlu malu atau khawatir tidak bisa mendatangkan

 pemain top, karena secara manajerial saya yakin kami mampu.”

"Anda bisa bermain dengan para pemain hebat di lingkungan 

yang fantastis. Itu sudah menjadi paket yang bagus. Karena itu,
 mengapa Anda tidak memilih opsi itu?" tandas Gill lagi.
 (goal.com/OL-2)